Contoh Soal Tes Acept UGM: Vocabulary Test

Bagian kedua tes AcEPT, yakni Vocabulary menguji pengetahuan Anda tentang kosakata bahasa Inggris yang lazim digunakan dalam dunia akademik. Bagian tes yang diberi label nama Vocabulary ini dibagi ke dalam dua bagian, yakni Bagian A dan Bagian B. Bagian A menguji kemampuan Anda menggunakan kosakata dalam konteks bacaan, berupa Cloze Test; sementara Bagian B menguji kemampuan Anda tentang pasangan kata dalam konteks kalimat (ko-lokasi).
Pada tes bagian A Anda akan diberi paparan teks bacaan yang di dalamnya terdapat bagian yang dihilangkan, dan tugas Anda adalah memilih opsi yang paling tepat (A, B,C, atau D) untuk bisa mengisi bagian kosong dalam bacaan tersebut. Sementara pada bagian B Anda akan diuji memilih kata yang secara tepat mengisi pasangan kata lainnya yang telah diberi garis bawah.
Perhatikan contoh berikut:
Contoh soal  VOCABULARY  (Bag A)
For questions 1 – 15, choose the word or phrase in A, B, C, or D which best completes each blank space in the text.
This research aims at (1) ——- the correlation between the time spent between children and parents and the choice of the language made by the children in their daily interaction with the neighboring children in a multicultural community. The major source of (2) ———– is the longitudinal report of the language use between the family in their daily interaction from 2005 – 2010. Etc
1.     A.  knowing
B. comprehending
C. admitting
D. investigating

2.     A. knowledge
B. supply
C. data
D. entry

Contoh soal  VOCABULARY  (Bag B)
Choose the word or phrase in A, B, C, or D that best collocates (combines) with each of the underlined words or phrases in the following sentences.
1. Mr. Young looked at my first two printouts and  ———– to the conclusion that I was arguing for Method A. In reality though, I think Method B is better.
A. jumped
B. ran
C. drew
D. pulled

2. Almost everybody takes a very strong interest —— her method of raising her rowdy children.
A. in
B. with
C. on
D. at
CARA  YANG LAZIM DIGUNAKAN UNTUK MENGERJAKAN  SOAL  BAGIAN  A
Perhatikan bahwa semua kata yang disediakan sebagai pilihan jawaban pada contoh soal nomor 1, merupakan kata kerja berbentuk –ing. Ini berarti, dari segi gramatika, semua pilihan ini tidak perlu dipersoalkan. Artinya, untuk mengerjakan soal jenis ini, Anda tidak dapat menggunakan analisis gramatika sebagai strategi Anda untuk mengatasi persoalan ini. Yang harus Anda lakukan untuk mengatasi soal-soal seperti ini adalah analisis ‘semantik’ (analisis makna) dengan membaca teks secara cepat tapi hati-hati, dan mempertimbangkan konteks yang ada. Amat disarankan, Anda seintensif mungkin membaca artikel-artikel ilmiah yang ditulis dalam jurnal internasional berbahasa Inggris seraya mempelajari kata-kata yang biasa digunakan dalam penulisan tersebut. Pertimbangannya adalah karena materi tes ini amat bernuansa akademik dan lebih banyak berkiblat ke artikel-artikel jurnal seperti itu sehingga peserta yang terbiasa dengan bacaan jurnal-jurnal internasional kemungkinan besar akan terbantu dengan ‘famililiaritas’ yang bersangkutan dengan kata-kata yang lazim dipakai dalam penulisan jurnal.
Dalam contoh latihan di atas, nuansa ilmiah tergambar dalam pilihan-pilihan kata yang digunakan dalam teks tersebut. Perhatikan bagian berikut:
This research aims at (1) ——-
Kata-kata yang mengawali teks di atas, yakni

mengarahkan pembaca pada pilihan kata-kata tertentu lainnya yang lazim digunakan dalam laporan penelitian. Dengan melihat bagian lanjutan dari kalimat tersebut, yakni :

seorang peserta tes akan dapat memilih kata yang secara tepat konteks mengisi kekosongan yang ada pada bagian kalimat tersebut. Tentu, bagi yang terbiasa menulis atau membaca laporan penelitian atau jurnal ilmiah internasional, kata-kata yang dapat masuk dalam slot kalimat di atas sudah dapat diprediksi. Bagi peserta tes yang tidak memiliki pengalaman sama sekali dalam hal membaca jurnal-jurnal berbahasa Inggris, disarankan untuk mempelajari karakter penulisan jurnal ilmiah berbahasa Inggris. Ini adalah sisi positif dari tes ini; kita dapat belajar untuk persiapan tes AcEPT sekaligus belajar mengenal atau bahkan menulis teks-teks ilmiah berbahasa Inggris.
Untuk contoh soal nomor 1, pilihan yang secara tepat mengisi bagian kosong pada soal nomor 1 adalah  D. investigating. Alasannya pilihan kata ini secara kontekstual paling tepat mengisi bagian yang kosong tersebut. Agar kita mampu secara tepat memilih opsi, kita harus mengenal betul kata-kata yang lazim digunakan dalam konteks bernuansa akademik. Peserta tes dapat pula mencermati hubungan antar kata dalam kalimat yang didalamnya terkandung kata yang dipersoalkan, seraya memastikan maksud penulis teks tersebut.

Dari konteks yang ada, jika kita menghubungkan bagian-bagian yang bergaris bawah, yakni source dan  the longitudinal report, kita dapat meyakini bahwa kata yang tepat mengisi bagian kosong tersebut adalah kata data. Kata-kata (pilihan) yang lain seperti (A) knowledge, (B) supply, dan (D) entry tidak memenuhi keserasian konteks.
CARA YANG LAZIM DIGUNAKAN UNTUK MENGERJAKAN  SOAL  BAGIAN  B
Apabila dicermati, soal Vocabulary bagian B tampak jelas menguji kemampuan peserta tes menghubungkan satu kata yang tersedia dalam pilihan A, B, C, atau D dengan kata yang bergaris bawah. Inilah yang disebut COLLOCATION atau kolokasi.  Kolokasi adalah sepasang kata atau kelompok kata yang saling sesuai satu sama lain karena kecocokan kata dengan pasangan kata tersebut. Beberapa kolokasi merupakan pasangan kata yang ‘fixed’ tak bisa diganggu gugat; beberapa lainnya terbuka dengan pasangan lain yang jumlahnya terbatas.

Contoh pasangan yang ‘fixed’:

Satu-satunya kata kerja yang dapat mendampingi kata  ‘photo’ adalah  kata  ‘take’. Kita bisa mengatakan bahwa kata  ‘photo’ berkolokasi dengan kata ‘take’. Tidak ada kata lain yang bisa masuk mengganti sebuah kata dalam ‘hubungan intim’ kedua kata tersebut (lihat McCharty and O’Dell, 2000).

Contoh pasangan yang ‘terbuka’ dengan kata (terbatas) lain:

Contoh di atas menunjukkan bahwa  frasa the rule dapat berkolokasi dengan  kata   keep   atau  stick.

Kata-kata yang berkolokasi tidak dapat dipaksa untuk bisa dipasangkan dengan kata-kata lain yang tidak berkolokasi. Perhatikan  bahwa kata ‘fast’ dalam frasa  “fast food”  tidak bisa diganti dengan kata ‘quick’ untuk membentuk frasa “quick food”.  Frasa ‘quick food’ tidak bisa diterima dalam kontruksi frasa bahasa Inggris karena kedua kata yang membangun frasa tersebut tidak berkolokasi. Sebaliknya, kata ‘quick’ dalam frasa  ‘quick glance’ tidak bisa diganti dengan kata ‘fast’ untuk membentuk frasa ‘fast glance’. Frasa ‘fast glance tidak dapat diterima dalam konsttruksi frasa bahasa Inggris karena kedua kata yang membangun frasa tersebut tidak  berkolokasi.

Perhatikan kembali contoh soal nomor 1 di atas:
1. Mr. Young looked at my first two printouts and  ———– to the conclusion that I was arguing for Method A. In reality though, I think Method B is better.
A. jumped
B. ran
C. drew
D. pulled
Yang diberi garis bawah dalam kalimat soal adalah frasa  to the conclusion. Kata yang berkolokasi dengan frasa tersebut adalah  (A). jumped, sehingga keduanya jika dihubungkan  akan membentuk frasa jumped to the conclusion.  Kata-kata yang lain seperti (B) ran, (C) drew, atau (D) pulled tidak ada yang berkolokasi dengan frasa to the conclusion. Kita tidak bisa mengatakan (B) ran to the conclusion, (C) drew to the conclusion, atau pun  (D) pulled to the conclusion.

Perhatikan juga contoh soal nomor 2 di atas.
2. Almost everybody takes a very strong interest —— her method of raising her rowdy children.
A. in
B. with
C. on
D. at
Kata yang bergaris bawah dalam kalimat tersebut adalah interest. Kata tersebut berkolokasi dengan kata in. Jadi jawaban yang terpat untuk contoh soal nomor 2 adalah (A) in.  Dalam bahasa Indonesia orang bisa mengatakan  “Saya tertarik dengan pilihannya. Sekalipun demikian, saat kita menterjemahkan kaliamat tersebut ke dalam bahasa Inggris, kita tidak bisa mengatakan   I am interested with her choice karena kata interested tidak berkolokasi dengan kata with. Kalimat di atas bisa kita terjemahkan menjadi I am interested in her choice.
Untuk meningkatkan kemampuan memasangkan kata dalam ‘kolokasi’ diperlukan pengetahuan memadai tentang kata-kata yang berkolokasi. Cara yang dapat digunakan untuk meningkatkan pengetahuan kolokasi ini adalah dengan cara (1) membaca teks berbahasa Inggris seintensif mungkin, yakni dengan memperhatikan kata-kata yang digunakan dalam teks bacaan; atau (2) mempelajari/menghafal kata-kata yang berkolokasi dalam buku-buku Vocabulary yang membahas Kolokasi.

//

Write Your Comment

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: